PENILAIAN SURAT BERHARGA
INTRO
Investasi merupakan suatu komitmen penempatan dana pada periode waktu tertentu untuk mencapai suatu tingkat imbalan hasil (rate of return) yang diinginkan. Penilaian terhadap surat berharga sangat penting untuk menentukan kewajaran harga nilai dari suatu aset. Harga wajar aset = imbal hasil yang kita harapan berbanding imbal hasil yang diberikan aset tersebut.
PENILAIAN OBLIGASI BERDASARKAN ALIRAN KAS
Obligasi (bond) dapat didefinisikan sebagai utang jangka panjang yang akan di bayar kembali pada saat jatuh tempo dengan bunga yang tetap jika ada. Nilai utang dari obligasi akan dibayarkan pada saat jatuh temponya dan dinyatakan dalam surat utangnya. Karena obligasi membayar bunga yang besarnya tetap, maka obligasi dikenal juga sebagai Sekuritas Pendapatan Tetap.
Harga obligasi tersebut bisa dihitung sebagai berikut :
Harga pasar obligasi tidak akan konstan sepanjang usia obligasi tersebut. Tingkat keuntungan yang disyaratkan (kd) bisa berubah. Tingkat keuntungan yang diisyaratkan tersebut merupakan fungsi dari tingkat keuntungan bebas risiko dan premi risiko. Tingkat keuntungan yang disyaratkan = Tingkat keuntungan aset bebas risiko + Premi risiko.
YIELD TO MATURITY (YTM), YIELD TO CALL (YTC), DAN YIELD
Current yield. Yield saat ini atau current yield merupakan rasio antara kupon bunga dengan harga obligasi saat ini. Misalkan, seorang investor membeli obligasi perusahaan dengan masa tenor 5 tahun sebesar Rp15 juta. Obligasi tersebut menawarkan kupon per tahun sebesar 10%. Harga obligasi saat ini adalah Rp12 juta. Maka, yield saat ini (current yield) untuk investasi tersebut adalah:
Current Yield = Rp 15 juta x 10% / Rp12 juta x 100% = 12,5%
Berdasarkan nilai current yield, sang investor mendapatkan tingkat pengembalian yang lebih tinggi karena terjadi penurunan harga obligasi.
PENILAIAN SAHAM
D1 = Dividen pada tahun kesatu
ks = Keuntungan yang disyaratkan
g = Perkiraan pertumbuhan saham
Model dividen dengan tingkat pertumbuhan yang berbeda (tidak konstan). Dalam model ini, saham diasumsikan tumbuh cepat pada tahun-tahun awal dan melambat dengan konstan selamanya.
PENILAIAN SAHAM MODEL KELIPATAN
Alternatif metode penilaian saham adalah penggunaan kelipatan seperti Price Earning Ratio (PER) dan Price to Book Value (PBV).
PENILAIAN OBLIGASI BERDASARKAN ALIRAN KAS
Obligasi (bond) dapat didefinisikan sebagai utang jangka panjang yang akan di bayar kembali pada saat jatuh tempo dengan bunga yang tetap jika ada. Nilai utang dari obligasi akan dibayarkan pada saat jatuh temponya dan dinyatakan dalam surat utangnya. Karena obligasi membayar bunga yang besarnya tetap, maka obligasi dikenal juga sebagai Sekuritas Pendapatan Tetap.
Harga obligasi tersebut bisa dihitung sebagai berikut :
YIELD TO MATURITY (YTM), YIELD TO CALL (YTC), DAN YIELD
Yield merupakan tingkat pengembalian investasi sebagai persentase dari jumlah investasi awal. Yield mengukur tingkat pengembalian dari suatu instrumen keuangan (misalnya saham dan obligasi) berdasarkan dividen dan tingkat suku bunga, bukan selisih kenaikan harga.
Nominal yield. Nominal yield merujuk pada nilai tingkat suku bunga yang ditawarkan oleh suatu obligasi. Misalkan, Surat Utang Negara 7%. Maka, yield yang dihasilkan oleh instrumen tersebut adalah 7 persen.Current yield. Yield saat ini atau current yield merupakan rasio antara kupon bunga dengan harga obligasi saat ini. Misalkan, seorang investor membeli obligasi perusahaan dengan masa tenor 5 tahun sebesar Rp15 juta. Obligasi tersebut menawarkan kupon per tahun sebesar 10%. Harga obligasi saat ini adalah Rp12 juta. Maka, yield saat ini (current yield) untuk investasi tersebut adalah:
Current Yield = Rp 15 juta x 10% / Rp12 juta x 100% = 12,5%
Berdasarkan nilai current yield, sang investor mendapatkan tingkat pengembalian yang lebih tinggi karena terjadi penurunan harga obligasi.
Yield to Maturity (YTM) merujuk pada tingkat pengembalian investasi yang akan diperoleh investor sampai berakhirnya masa tenor obligasi, atau ketika nilai investasi awal dikembalikan seluruhnya kepada investor. Asumsinya, investor tidak menjual obligasi tersebut dan seluruh pembayaran dilakukan tepat waktu. YTM dihitung dengan menyamakan harga obligasi saat ini dengan seluruh nilai tingkat pengembalian yang didapatkan di masa depan, yakni sebagai berikut:
Harga Obligasi = ([Pemasukan1] / [1+yield]1 )+ ([Pemasukan2]) / [1+yield]2) + ⋯ + ([Pemasukann] / [1+yield]n)
OBLIGASI DENGAN TINGKAT BUNGA SETIAP SEMESTER
Beberapa atau kebanyakan obligasi membayar bunga tidak setiap tahun, tetapi beberapa kali setiap tahun. Biasanya obligasi membayar bunga setiap semester. Perhitungan harga obligasi dengan bunga setiap semester pada dasarnya sama, tetapi ada beberapa penyesuaian :
1. Kupon bunga dibagi dua (karena bunga dibayar setiap semester)
2. Jangka waktu obligasi dikalikan dua
3. Tingkat diskonto juga dibagi dua.
Berikut ini formula yang dipakai untuk menghitung obligasi dengan karakteristik seperti yang disebutkan di atas :
Saham adalah surat berharga yang merupakan tanda kepemilikan seseorang atau badan terhadap suatu perusahaan. Pengertian saham ini artinya adalah surat berharga yang dikeluarkan oleh sebuah perusahaan yang berbentuk Perseroan Terbatas (PT) atau yang biasa disebut emiten. Saham menyatakan bahwa pemilik saham tersebut adalah juga pemilik sebagian dari perusahaan itu. Dengan demikian kalau seorang investor membeli saham, maka ia pun menjadi pemilik atau pemegang saham perusahaan.
Wujud saham adalah selembar kertas yang menerangkan bahwa pemilik kertas tersebut adalah pemilik perusahaan yang menerbitkan surat berharga tersebut. Porsi kepemilikan ditentukan oleh seberapa besar penyertaan yang ditanamkan di perusahaan tersebut.
PENILAIAN SAHAM
PENILAIAN SAHAM YANG DIPEGANG SATU PERIODE
Misalkan ada saham yang diperkirakan mempunyai harga sebesar Rp. 1.400.000,- satu tahun mendatang. Saham tersebut diperkirakan akan membayarkan deviden sebesar Rp. 200,- satu tahun mendatang. Semua aliran kas diasumsikan dibayarkan pada akhir periode untuk memudahkan perhitungan. Misalkan tingkat keuntungan yang diisyaratkan untuk saham adalah 20%. Berikut ini formula yang dipakai untuk menghitungnya :
Po = PV = harga saham yang pantas
D1 = dividen yang akan dibayarkan satu tahun mendatang
P1 = harga saham satu tahun mendatang
ks = tingkat keuntungan yang disyaratkan untuk saham tersebut
PENILAIAN SAHAM YANG DIPEGANG SELAMANYA
Model Dividen Konstan. Model ini mengasumsikan dividen tidak tumbuh dan saham dipegang selamanya
P0 = D / ks
D = Dividen yang konstan
ks = Keuntungan yang disyaratkan
Model dividen tumbuh dengan tingkat pertumbuhan yang konstan. Biasanya perusahaan membayarkan dividen yang tumbuh. Dengan demikian dividen bisa diharapkan akan tumbuh dengan tingkat pertumbuhan tertentu, yang dianggap konstan.
P0 = D1 / (ks - g)
ks = Keuntungan yang disyaratkan
g = Perkiraan pertumbuhan saham
Model dividen dengan tingkat pertumbuhan yang berbeda (tidak konstan). Dalam model ini, saham diasumsikan tumbuh cepat pada tahun-tahun awal dan melambat dengan konstan selamanya.
PENILAIAN SAHAM MODEL KELIPATAN
Alternatif metode penilaian saham adalah penggunaan kelipatan seperti Price Earning Ratio (PER) dan Price to Book Value (PBV).
PER = Harga Saham Per Lembar / Earning per Lembar Saham
PBV = Harga Pasar Saham Per Lembar / Nilai Buku Modal Saham Per Lembar
DAFTAR PUSTAKA
- Hanafi, Mamduh. 2014. Manajemen Keuangan Edisi 1. BPFE-YOGYAKARTA: Yogyakarta
- Lestari, Wahyu. 2016. Surat-Surat Berharga (http://wahyulestari1907.blogspot.co.id/2016/03/surat-surat-berharga.html diakses pada tanggal 15 Oktober 2017)
- Suselo, Dedi. Dunia Manajemen. 2015. Saham dan Penilaian Saham. (http://dedisuselopress.blogspot.co.id/2015/11/saham-dan-penilaian-saham.html diakses pada tanggal 15 Oktober 2017)




ok
BalasHapus